Jumat, 30 Maret 2012

KENAIKAN HARGA BBM di Indonesia

Kenaikan BBM atau Bahan Bakar Minyak (Bensin) per Tanggal 1 April 2012. Pemerintah kita atau Presiden Susilo Bambang Yudhono (SBY) Telah mengeluarkan kebijakan akan menarik subsidi BBM yang artinya akan ada kenaikan BBM atau Bensin Per tanggal 1 April 2012. Pemerintah rencananya akan menaikkan harga BBM Bensin dari Rp.4500 per-liter (harga saat ini) menjadi Rp.6000 per tanggal 1 APRIL 2012
 
Alasan pemerintah ini ini mencabut subsidi BBM atau menaikkan harga bensin adalah akan mengalihkan subsidi BBM ke program pro rakyat lainnya, misalnya program pendidikan dasar dan program BLT atau bantuan langsung Tunai Sementara ke rakyat yang berada pada golongan pra-sejahtera dan program Raskin (beras Miskin).

Kenaikan BBM ini sudah mendapat reaksi dari berbagai element masyarakat, terutama mereka yang menolak kenaikan BBM ini. Adalah lagu lama, jika akan terjadi kenaikan BBM, maka element mahasiswa akan demo turun kejalan bakar ban dan kadang memboikot jalan Raya.

Rencana kenaikan BBM per 1 April 2012 ini pun mendapat reaksi dari berbagai element bangsa ini, mahasiswa sudah ada yang mulai turun kejalan, politikus-politikus sudah banyak yang mengeluarkan statement penolakan kenaikan harga BBM (entah politikus ini memang pro rakyat, atau hanya cari sensasi / popularitas untuk dijadikan amunisi pada tahun 2014 nanti ???

Yang jelasnya pemerintah pastinya punya alasan tepat dan memang harga BBM harus naik atau subsidi BBM mesti dicabut demi suksesnya sebuah program yang lebih pro terhadap rakyat banyak tentunya. Meskipun kita akui akibat dari naiknya BBM ini akan berimbas kepada naiknya harga-harga kebutuhan pokok, tapi sekali lagi, alasan kenaikan BBM ini pasti untuk rakyat atau kesejahteraan rakyat, bukan kesejahteraan golongan atau keluarga.

Jadi kepada semua element masyarakat Indonesia, terimalah kebijakan pemerintah kita, siapapun yang itu, Karena logikanya Presiden itu punya hati, punya naluri, tidak akan mungkin menjerumuskan rakyatnya ke dalam penderitaan, apalagi presiden itu punya mentri yang pintar-pintar, punya banyak stap ahli, dan prosedurnya , setiap akan mengeluarkan kebijakan termasuk kebijakan kenaikan harga BBM, pasti kebijakan itu dikeluarkan kalau memang kebijakan itu lebih banyak manfaatnya daripada mudharatnya. Dan yakin dan percaya kebijakan kenaikan BBM ini sudah di surfai, diteliti efeknya oleh banyak pakar, dan Presiden pasti mengetahui bahwa efeknya akan berdampak positif kepada seluruh rakyat Indonesia.

Alasan pemerintah ini ini mencabut subsidi BBM atau menaikkan harga bensin adalah akan mengalihkan subsidi BBM ke program program pro rakyat lainnya, misalnya program pendidikan dasar dan program BLT atau bantuan langsung Tunai Sementara ke rakyat yang berada pada golongan pra-sejahtera dan program Raskin (beras Miskin).



Info : www.google.com

1 komentar: